Friday, October 14, 2016

Ketika Dibohongi Hanya Ada Suatu Pilihan Untukmu, Memafkan Kebohongan Tersebut Atau Tidak Percaya Lagi

Tau bahwa kamu sedang dibohongi sama orang yaang paaling kamu percayai atau mungkin pacar kamu sendiri, pasti rasanya sangat menyebalkan. Apalagi kebohongan yang dilakukan adalah kebohongan besar yang sulit untuk dimaafkan.
Tidak ada yang mau dibongi, termasuk dirimu bukan, satu-satunya cara untuk menyelamatkan dirimu untuk tidak lagi gampang dibohongi adalah tidak memaafkan kesalahannya dengan cara tidak mempercayainya lagi.

Bukan Ingin Mengajarkanmu Untuk Menjadi Orang Yang Tidak Pemaaf Hanya Saja Kamu Perlu Hati-Hati Ketika Ingin Memaafkan


Bukan bermaksud ingin mengajak atau mengajarkanmu menjadi orang yang tidak pemaaf, hanya saja kau memang perlu untuk sangat hati-hati untuk memaafkan seseorang. Seseorang yang gampang memaafkan pasti lebih sering dan mudah dibohongi, sejenis dimanfaatin, entah sama pacarnya (kalau pacarnya berengsek) atautemannya (teman yang tidak tau diri maksudnya).

Jangan Jadikan Alasan Karena Dia Adalah Orang Yang Kamu Sayangi Lalu Kau Deangan Mudah Memaafkan Kesalahannya


Jadi orang harus adil, ketika salah berarti orang itu salah jangan mencoba membenarkan atau gampang memaafkan hanya karena seseorang yang membohongimu itu memiliki hubungan yang baik denganmu.
Pribadi yang baik dan benar itu adalah pribadi yang akan selalu membuat orang disekitarnya menjadi baik dan benar bukan pribadi yang selalu membenarkan dalam keadaan apapun.

Ingatlah Sekali Berbohong, Maka Akan Ada Kebhongan Yang Lain, Dia Sangat Mungkin Melakukannya Dia Tidak Peduli Kamu Itu Siapa Baginya


Sekali berbohong maka akan ada kebohongan yang lain, itu artinya kamu sangat mungkin dibohongi untuk kedua kalinya oleh orang yang pernah membohongimu sebelumnya. Jadi pertimbangkanlah ketika kamu akan memaafkan kesalahan orang yang membohongimu.

Tidak Percaya Lagi Sama Seseorang, Setelah Pernah Dibohongi Juga Bukanlah Sebuah Kesalahan Bagimu


Bukanlah sebuah kesalahan dan tidak akan mengubah dirimu dari apa adanya kamu, ketika kamu memutuskan untuk tidak percaya lagi padda orang yang membohongi dirimu. Kamu tidak lantas menjadi orang yang buruk, pelit dan semacamnya hanya karena kamu tidak memaafkan kebohongan orang yang membohongimu saat ini.

Jangan Gampang Memaafkan Agar Seseorang Yang Membohongi Belajar Pentingnya Kejujuran


Jika kamu tidak bisa mengambil keputusan untuk tidak mempercayai lagi orang yang membohongimu, setidaknya kamu harus jadi orang yang tidak gampang memaafkan (jangan langsung memaafkan maksudnya 🙂 ) tujuannya agar kamu bisa memberi pelajaran pada orang yang membohongimu bahwa kejujuran itu penting dan menjaga kepercayaan orang lain itu juga sangat penting.

Karena Kamu Tidak Bisa Memastikan Bahwa Memaafkan Kebohongannya Yang Sekarang Bakalan Menjadi Jaminan Dia Gak Bakalan Bohong Lagi


Kamu tidak akan pernah bisa memastikan atau menjadikan pemberian maafmu kali ini sebagai jaminan kalau dia gak bakalan berbohong lagi. Karena orang yang pernah dimaafkan ketika pernah dibohongi akan merasa bahwa dirinya sangat tau dirimu dan sangat yakin kalau kamu bakalan memaafkannya lagi kalau ketahuan dibohongi.
Jadi jangan heran ketika kamu kembali dibohongi untuk kedua kalinya atau kesekian kalinya oleh orang yang pernah membohongimu sebelumnya

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.